Ronaldo; Dari Pahlawan Jadi Pecundang?


Cristiano Ronaldo berhasil menyumbang dua gol saat Real Madrid melawan Bayern Muenchen pada leg kedua babak semifinal Liga Champions yang berlangsung pada Kamis (26/4/2012) dinihari WIB di Santiago Bernabeu. Sayang, dua golnya tak mampu mengantarkan Real Madrid ke babak final. Sebab, Bayern Muenchen mengalahkan Real Madrid dalam drama adu pinalti setelah pada 2×45 menit waktu normal kedudukan 2-1 untuk Madrid dan agregat 3-3, karena sewaktu bermain di kandang Bayern Muenchen di Stadion Allianz Arena, Madrid takluk 1-2. Dan pada babak tambahan 2×15 menit, kedua tim tak berhasil menjaringkan gol ke gawang lawannya masing-masing.Dua gol yang disumbangkan Ronaldo pada menit ke-6 dan 14, seakan mempermudah Real Madrid melangkah ke final. Namun, pada menit ke-27 babak pertama, Bayern Muenchen menyamakan kedudukan melalui pinalti lewat eksekusi Arjen Robben. Kedudukan pun menjadi 2-1 dan agregat 3-3.

Dua golnya itu, menjadikan Ronaldo sebagai pahlawan. Sayangnya, kepahlawanan pemain asal Portugal itu berubah saat adu pinalti. CR7—julukan Ronaldo—yang ditunjuk menjadi eksekutor pertama, gagal menyarangkan bola ke gawang Muenchen yang dikawal Manuel Neuer. Kegagalan Ronaldo itu, juga diikuti rekannya Ricardo Kaka, dan Sergio Ramos. Akibatnya, Madrid harus tersingkir dengan skor 3-1, setelah  David Alaba, Mario Gomez, dan Bastian Schweinsteiger sukses menjebol gawang Madrid yang dikawal Iker Casillas.

Kegagalan Ronaldo mengeksekusi pinalti itu menjadi yang pertama dalam dari 26 kali tendangan pinalti saat membela Madrid. Sementara 25 kali CR7 sukses menjebol gawang lawan. Sebelumnya pada pertandingan ini, Ronaldo sukses mengeksekusi pinalti dan menaklukkan Manuel Neuer pada menit ke-6.

Secara keseluruhan, kegagalan ini adalah yang kali kedua dialami mantan pemain terbaik dunia ini. Sebelumnya, Ronaldo pernah gagal melakukan tendangan pinalti ketika masih membela Manchester United kala tampil di final menghadapi Chelsea pada 2008.

Namun demikian, kegagalan waktu itu tak terlalu mengecewakan bagi pria 27 tahun itu. Soalnya ‘Setan Merah’ pada akhirnya keluar sebagai juara dengan kemenangan 6-5 di adu penalti, usai bermain imbang 1-1 hingga babak perpanjangan waktu.

Akan tetapi, kali ini Ronaldo tampaknya akan terpukul karena kegagalannya tersebut turut andil dalam kekalahan Madrid dari Bayern, yang kemudian maju ke final, dan Madrid pun tersingkir. Jadi, apakah dia pahlawan atau pecundang? Tentu, tidak bisa dikatakan dikatakan demikian. Sebab, Ronaldo tentu sudah berusaha maksimal, walau akhirnya Dewi Fortuna tak berpihak pada Madrid. (syafik).

One response to “Ronaldo; Dari Pahlawan Jadi Pecundang?

  1. Just blog walking… Salam hangat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s