Atlet Marathon Tertua di Dunia Berusia 101 Tahun


Roger Milla (wikimedia)

Siapakah Atlet tertua di dunia? Jawabannya bisa beragam. Untuk level pemain sepak bola profesional yang bermain di klub, tampaknya sosok Roger Milla, pemain asal Kamerun, layak ditempatkan di urutan pertama. Ia mencetak gol ke gawang Rusia pada Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat, sekaligus menempatkannya sebagai pencetak gol tertua kala usianya 42 tahun.Setelah itu, ia melanglang buana ke sejumlah klub hingga akhirnya bermain di Indonesia, tepatnya membela klub kebanggaan warga Jakarta dan Samarinda, yaitu Persija Jakarta dan Putra Samarinda (Pusam).

Untuk atlet berkuda halang rintang, nama Hiroshi Hoketsu adalah atlet tertua di Olimpiade London 2012. Usianya sudah 71 tahun. Dan dia berencana untuk terus ikut olimpiade hingga usia 75 tahun, sekaligus mematahkan rekor atlet tertua di dunia yang ikut olimpiade yang dipegang atlet asal Swedia, Oscar Swahn. Atlet menembak ini tercatat sebagai atlet tertua di Olimpiade dan sukses merebut medali perak saat berusia 72 tahun. Lihat profilnya disini. https://kerendanunik.wordpress.com/2012/04/20/atlet-tertua-di-olimpiade/

Nah, untuk atlet marathon, yang tertua adalah Fauja Singh. Pria asal India ini lahir pada 1 April 1911, atau saat ini ia berusia 101 tahun. Ia tercatat sebagai atlet marathon tertua saat mengikuti kejuaraan lari marathon yang diselenggarakan di Toronto, Kanada, pada Oktober 2011 silam.

Di usianya yang sudah lebih dari satu abad, Fauja Singh sudah mengikuti kejuaraan lari marathon sejak usianya 89 tahun. Hingga saat ini, ia sudah beberapa kali ikut lomba lari marathon. Di Toronto, Kanada, sekali, di London lima kali, dan sekali di New York, AS. Kini, ia kembali ikut kejuaraan marathon yang digelar di Inggris, tepatnya di Edinburgh. Kejuaraan ini dilaksanakan pada 29 Mei 2012.

Dengan usianya yang sudah terbilang sepuh itu, rekor lari yang ditempuhnya cukup baik. Catatan waktu terbaiknya dalam lomba lari marathon itu adalah lima jam 40 menit saat ikut di Toronto, Kanada. Walau tidak menang, tapi keikutsertaan Fauja Singh dalam kejuaraan lari marathon ini memberi motivasi bagi peserta lainnya.

Fauja Singh menyatakan, untuk mengikuti lari marathon sepanjang 42 kilometer, ia senantiasa berlatih setiap hari dengan menempuh jarak sejauh 16 kilometer. Ditanya resepnya, Singh menyatakan, ia senantiasa minum jahe dan teh.

Apa resepnya untuk senantiasa tetap kuat dan hidup bahagia? Singh mengatakan, harus suka beramal dan berpikir positif. “Saya bukan orang terpelajar. Bagi saya, rahasia hidup bahagia adalah suka beramal, berpikiran positif, dan hidup sehat,” ujarnya.

Dan yang terpenting juga, lanjut Singh, ia akan terus berlari dan mengabaikan perintah orang utnuk mengakhiri kariernya. “Jika ada orang bilang saya harus berhenti berlari, saya akan abaikan mereka. Rahasia panjang umur dan hidup sehat adalah bebas stres,” jelasnya. Ini video-nya. http://www.aljazeera.com/news/europe/2012/03/20123951946751174.html (syafik).

 

One response to “Atlet Marathon Tertua di Dunia Berusia 101 Tahun

  1. wow… 11 thun lbh tua dri kkek aku

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s