Menyaksikan Duyung di Sydney Aquarium


Hannah Frasser memakai kostum puteri duyung untuk atraksi di Sydney Aquarium (foto: dok wikimedia)

Sudahkah menyaksikan ikan duyung (dugong) secara langsung? Benarkah dia seperti ikan yang digambarkan banyak orang, yakni berkepala dan berbadan manusia namun berkaki seperti ikan? Itulah mitologi yang selama ini beredar. Kalau belum melihatnya secara langsung, mungkin seperti itulah gambaran tentang ikan duyung.

Inilah Sydney Aquarium

Pengalaman melihat ikan duyung ini pertama kalinya saya lihat di Aquarium Sydney yang terletak di kawasan Sydney Darling Harbour, sekitar satu sampai dua kilometer dari jembatan lengkung besi (Sydney Harbour Bridge).

Seperti umumnya, bayangan akan sosok ikan duyung yang berwajah cantik dan ayu langsung terlintas di pikiran. Bahkan, saat akan memasuki akuarium bawah laut yang cukup besar itu, beberapa buah patung berbentuk ikan duyung dengan tampilan seorang perempuan cantik, sudah menyambut pengunjung.

Tapi, bayangan akan duyung yang cantikm bertubuh ramping, langsung sirna saat menyaksikan ikan duyung itu di dalam akuarium. Bentuk dan rupanya tak jauh beda dengan kuda nil. Badannya besar, dan sangat jauh dari kesan bertubuh ramping, elok, dan menarik. Ia juga makan ikan kecil-kecil. Lalu mengapa ia digambarkan seperti sosok seorang putri cantik?

Madison, si putri duyung dalam film Splash

Itulah mitos yang berkembang. Cerita tentang putri duyung ini pertama kalinya ditemukan di Asyiria. Diceritakan, Dewi Atargatis, ibu dari ratu Assyiria, yakni Semiramis, jatuh hati pada seorang gembala. Namun, cintanya bertepuk sebelah tangan, karena sang gembala justru tewas di tangannya. Karena malu dan takut, ia menceburkan diri ke danau dan berubah menjadi ikan. Namun, perubahan itu tak sepenuhnya sebagai ikan, sebab badan dan kepalanya masih seperti manusia, sebab ia mempunyai ilmu sebagai seorang dewi.

Dalam mitologi Yunani, ikan duyung itu adalah Thessalonike, adik dari Alexander the Great yang berubah menjadi duyung, setelah dia meninggal. Namun, dia hidup lagi dan menjadi ikan duyung di Laut Aegea. Dalam mitologi Yunani, putri duyung dikatakan selalu menggoda para pelaut yang lalai. Siapa saja yang tergoda akan menemui ajalnya. Masyarakat Babilonia juga menyembah putri duyung sebagai dewa laut yang dikenal sebagai Ea atau Oannes. Oannes digambarkan sebagai duyung jantan.

Cerita tentang putrid duyung ini juga terkenal dalam karakter dongeng yang ditulis Hans Christian Andersen dengan judul the Little Mermaid. Juga dalam novel Peter Pan dan Harry Potter yang menggambarkan putrid duyung sebagai makhluk yang bukan berasal dari alam manusia.

Juga dalam novel karya Alice Hoffman, yang berjudul Aquamarine, dan menceritakan tentang sepasang gadis yang menemukan putri duyung di kolam renang. Kisah ini difilmkan oleh Twentieth Century Fox pada tahun 2006, dibintangi oleh Sara Paxton, Emma Roberts dan JoJo. Juga masih banyak lagi film lainnya yang menceritakan atau menggambarkan tentang karakter dan sosok putri duyung.

Sedikit

Ikan duyung terdapat di sejumlah negara, seperti Australia, Jepang, dan beberapa negara di Eropa. Hanya saja, tidak diketahui secara pasti berapa jumlah ikan duyung yang ada. Bahkan, dalam Aquarium Sydney ini pun hanya terdapat sekitar empat sampai lima ekor saja.

Ikan Duyung yang ada di Sydney Aquarium (foto : sydneyaquarium.com.au)

Konon, karena karakter dan legendanya tentang cerita putri duyung ini, banyak orang yang akhirnya berlomba-lomba untuk menangkapnya. Dan bila tak sesuai dengan mitos yang berkembang, maka tanpa ampun, ikan duyung ini pun dibunuh.

Karena jumlahnya yang sedikit itu, oleh Pemerintah Australia, hewan mamalia ini digolongkan sebagai hewan langka yang perlu dilindungi. Di beberapa negara bagian Australia seperti Perth, Queensland, Sydney (New South Wales) dan Melbourne, juga ditemukan hewan ini.

Biaya

Untuk menyaksikan ikan duyung di Aquarium Sydney ini, setiap pengunjung akan dikenakan biaya sebesar 35 dolar AS, anak-anak berusia antara 4-15 tahun sebesar 20 dolar AS. Untuk satu keluarga (suami, istri, ditambah dua anak) akan dikenakan biaya sebesar 110 dolar AS.

Khusus bagi Anda yang ingin ke sana (Sydney Aquarium) dan mendaftarkan diri melalui internet (booking via online), Anda akan mendapatkan potongan harga. Diskon bagi pengunjung juga diberikan pada momen-momen tertentu, dan bisa mencapai 50 persen dari harga. Nih website-nya: http://www.sydneyaquarium.com.au/tickets

Ikan Duyung juga dijuluki Sapi Laut (foto : sydneyaquarium.com.au)

Jika sudah mendaftarkan diri, Anda bisa sepuasnya menikmati pemandangan laut sekaligus ribuan jenis ikan dan hewan di dalam aquarium itu. Boleh juga buat foto-foto. Nah, untuk bisa foto bareng dengan ikan duyung, Anda harus sabar menunggu momen yang tepat. Sebab, hanya waktu tertentu dia akan menampakkan diri. Malu kali ye….

Jadi, bagi Anda yang penasaran ikan menyaksikan secara langsung putri duyung, tunggu apa lagi? Sebagai informasi, saat bulan Desember, biasanya momen peak season (pengunjung padat, karena musim libur, harga tiket juga bisa mahal. (syafik).

3 responses to “Menyaksikan Duyung di Sydney Aquarium

  1. Ejawantah's Blog

    Info yang menarik unjtuk kunjungan wisata Sob.

    Sukses selalu
    Salam
    Ejawantah’s Blog

  2. makasih gan atas kunjungannya. Sering2 berkunjung kesini ya, kita berbagi info…..

  3. wah sapi lautnya lucu, menggemaskan…nice info🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s