
VIVAnews – Badai matahari yang menghantam Bumi Kamis kemarin merupakan badai terkuat dalam lima tahun terakhir. Badai ini mempercepat pengiriman partikel bermuatan panas hingga 600 mil per detik. Lanjut membaca

VIVAnews – Badai matahari yang menghantam Bumi Kamis kemarin merupakan badai terkuat dalam lima tahun terakhir. Badai ini mempercepat pengiriman partikel bermuatan panas hingga 600 mil per detik. Lanjut membaca
Ditulis pada Saintek
Di-tag American Airlines, ancam, badai, berbahaya, bulan, bumi, Coronal mass ejection, dahsyat, Earth's magnetic field, hebat, keren, Kunches, matahari, mengancam, nasa, National Oceanic and Atmospheric Administration, planet, Solar flare, Sun, unik
Bill Snyder, seorang astrofotografer menggambarkan bagaimana matahari akan mati, yaitu saat mengambil gambar Dumbbell Nebula, sebuah awan gugusan bintang yang menunjukkan masa kematian matahari. “Semua perluasan gas dan debu dalam gambar ini ada dalam bintang itu,” kata Snyder, seperti dikutip dari laman Daily Mail, Selasa (27/12/2011). Lanjut membaca
Ditulis pada Saintek
Di-tag akhirat, alam, Amerika, Bill Snyder, bulan, bumi, Chania, Charles Messier, Daily Mail, Dan (rank), Dumbbell Nebula, dunia, jupiter, kiamat, matahari, nasa, nebula, planet, semesta, Snyder
LONDON–Ilmuwan berambisi membuat laser kuat untuk merobek kain luar angkasa di Inggris. Proyek utama setelah Large Hadron Collider (LHC) ini guna mencari tahu apa itu semesta.
Laser ini nantinya mampu menghasilkan sinar yang sangat intens serupa cahaya matahari ke Bumi namun akan fokus pada titik yang lebih kecil. Ilmuwan mengatakan, laser ini mampu mendidihkan kain luar angkasa dan menciptakan ruang hampa. Lanjut membaca
Ditulis pada Saintek, Uncategorized
Di-tag angkasa, ilmuwan, india, jagat raya, laser, London, menembus, planet

Ilustrasi bintang yang bergerak di pusat galaksi yang memiliki lubang hitam supermassif (dok. space.com)
CAPE CANAVERAL – Tim peneliti yang dipimpin oleh astronom Universitas California, Berkeley menemukan dua lubang hitam super besar, mengalahkan ukuran lubang hitam terbesar yang ada sekarang.
“Mereka seperti monster. Kami tidak menyangka menemukannya karena mereka lebih massif dari yang bisa diperkirakan dari karakteristik galaksinya,” kata Chung Phei Ma, astrofisikawan Berkeley yang terlibat penelitian, kepada AP, Senin (6/12/2011). Lanjut membaca
VIVAnews – Tim peneliti dari Badan Antariksa AS (NASA) mengumumkan temuan penting dalam upaya pencarian kehidupan. Mereka mendapati planet lain yang berotasi cukup dekat dengan mataharinya, di orbit yang berpotensi mendukung kehidupan. Lanjut membaca